Guru Sejati Itu Bukan yang Banyak Bicara, Tapi yang Membuatmu Diam dan Mengerti
> “Ada guru yang mengajar dengan kata-kata,
tapi ada guru yang mengajar cukup dengan kehadirannya.”
Saya pernah punya banyak guru.
Ada yang petuahnya panjang, ada yang hanya tersenyum ketika ditanya tapi justru senyum itulah yang membuat saya tercerahkan.
Dalam hidup, saya belajar bahwa guru sejati tidak sedang mengisi kepalamu tapi sedang membuka hatimu.
Guru Itu Bukan Selalu yang Lebih Tahu
Saya pernah belajar pada orang yang pendidikannya tinggi,
tapi justru saya temukan kedangkalan di balik kata-katanya.
Lalu saya duduk bersama seorang kakek petani yang tak tamat SD tapi setiap kalimatnya seperti biji yang tumbuh menjadi pohon di hati saya.
> “Guru bukan soal gelar.
Tapi soal getaran yang mampu menggugah kesadaran.”
Guru sejati bukan yang membuatmu kagum,
tapi yang membuatmu sadar siapa dirimu sebenarnya.
Ilmu dari Guru Itu Bukan untuk Dihafal, Tapi Dihidupkan
Saya dulu rajin mencatat.
Tapi ternyata, pelajaran terpenting justru datang saat saya mulai berhenti mencatat dan mulai mendengar dengan hati.
Guru saya pernah berkata:
> “Ilmu itu bukan untuk disimpan di buku,
tapi untuk dihidupkan dalam sikapmu.”
Dan sejak saat itu saya mulai lebih sering memeriksa diri sendiri daripada sibuk mengoleksi dalil.
Guru yang Sejati Tidak Membuatmu Takut, Tapi Membuatmu Tunduk
Ada guru yang menakutkan, tapi tidak menyentuh.
Ada guru yang lembut, tapi membuatmu menangis hanya dengan menatap matanya.
Saya belajar, bahwa kekuatan guru bukan dari suaranya tapi dari kejernihan jiwanya.
Dan murid sejati bukan yang terus bertanya tapi yang siap menerima bahkan saat tidak ada jawaban.
> “Guru sejati itu tidak menjawab semua pertanyaanmu,
tapi membuatmu bisa menjawab sendiri pertanyaan yang belum kamu sadari.”
Penutup
Saya tidak pernah merasa menjadi guru.
Saya hanya seorang murid yang diberi kesempatan untuk mengulang pelajaran hidup kepada murid-murid yang datang belakangan.
Dan setiap kali saya merasa tahu hidup datang menegur saya dengan sesuatu yang belum saya pahami.
> “Karena guru yang sejati itu bukan kamu, bukan aku, tapi kehidupan itu sendiri.”
#CatatanNggedabrus #GuruSejati #BelajarSepanjangUsia #RenunganSufi
Komentar
Posting Komentar