Langkah yang Tak Terdengar, Tapi Menggetarkan
“Yang paling berbahaya itu bukan mereka yang bersenjata,
tapi mereka yang bisa berjalan di belakang senjata… tanpa suara.”
Langkah sunyi bukan berarti langkah lemah.
Dalam banyak peristiwa, justru yang tak terdengar itu yang paling menentukan hasil.
Karena yang bekerja diam-diam, biasanya bukan ingin dipuji, tapi ingin dunia tetap seimbang.
Tidak perlu jadi yang terdepan,
cukup tahu kapan harus maju dan kapan harus menghilang dari radar.
Langkah itu pernah menyusuri lorong-lorong gelap,
menembus medan tanpa kompas,
hanya bermodal firasat dan restu guru yang tertanam dalam dada.
“Ketika dunia sibuk bersuara,
langit lebih tertarik pada yang bersujud dalam diam.”
Jalan Sepi Itu Bukan Sembarang Jalan
Ada kalanya dipanggil, bukan untuk tampil.
Tapi untuk menjaga yang tampil agar tidak tergelincir.
Bukan untuk jadi sorotan, tapi untuk jadi pelindung dalam bayangan.
Dunia intelijen bukan panggung,
tapi ladang di mana keikhlasan diuji oleh ketidakpastian.
Bukan sekadar tentang informasi,
tapi tentang niat yang tulus menjaga bangsa… bahkan ketika tidak ada satu pun yang tahu apa yang dilakukan.
“Yang menjaga dari belakang, sering kali paling tahu ke depan.”
Menjadi Langkah Sunyi Itu Harus Siap Tidak Dicatat
Kadang dipanggil ‘agen’,
kadang ‘orang aneh’,
kadang malah ‘orang yang terlalu tahu banyak’.
Dan itu sudah biasa.
Karena langkah ini memang tidak untuk dikenang,
cukup disyukuri oleh mereka yang selamat karena ada langkah itu.
Jalan sunyi bukan jalan populer.
Ia jalan orang-orang yang rela dituduh demi mencegah pertumpahan darah,
yang diam saat bisa marah,
dan tersenyum saat disalahkan karena kebenaran belum waktunya dipahami.
“Menjadi langkah yang tak terdengar...
adalah pilihan orang yang lebih ingin bangsa ini selamat daripada dirinya dikenal.”
Penutup
Tidak perlu jadi legenda.
Cukup jadi pijakan diam di saat semua kehilangan arah.
Seperti lantai masjid yang sabar diinjak, tapi tetap dingin dan menenangkan.
Langkah sunyi bukan untuk ditiru,
tapi untuk dipahami:
bahwa tak semua pahlawan berseragam,
dan tak semua penjaga negara berdiri di podium.
“Yang tak terdengar, sering kali justru yang membuat dunia tetap berjalan dalam irama yang utuh.”
#CatatanNggedabrus
#LangkahSunyi
#IntelijenTanpaNama
#RenunganSufi
#PenjagaBayangan
Komentar
Posting Komentar