Tak Semua Yang Sepi Itu Kosong
> “Yang terlihat diam, belum tentu tak bergerak.
Yang tampak tenang, bisa jadi sedang menahan badai.”
Sepi bukan kehampaan.
Sepi adalah panggung tempat batin bicara, tanpa perlu mikrofon dunia.
Banyak yang takut sepi, karena sepi membuat mereka mendengar suara yang biasa dikubur: rasa bersalah, luka lama, kehampaan diri.
Tapi sepi yang ditapaki dalam ridha, adalah guru yang paling sabar.
Ia mengajarkan keteguhan tanpa harus menang, mengajarkan makna sabar tanpa pamrih.
Di jalan sunyi, yang dicari bukan pengakuan, tapi keikhlasan yang tak pernah diumumkan.
> “Sepi bukan musuh…tapi ruang suci di mana ruh belajar mengenal asalnya.”
Copyright © 2025 Gus Masrur Al Malangi. All rights reserved.
Dilarang menyalin atau menerbitkan ulang tanpa izin tertulis.
Komentar
Posting Komentar