Ya Alloh, lindungilah pemimpin kami dari tangan-tangan tamak — dari oligarki yang lebih rakus daripada tikus lumbung, dari mafia politik yang menjual negara seperti dagangan pasar malam, dari pengusaha rente yang lebih pandai menghitung laba daripada menimbang nurani, bahkan dari lingkaran dekat yang pura-pura sahabat tapi sesungguhnya lintah pengisap darah kekuasaan.
Ya Alloh, sadarkan kami, yang sering merasa kuat hanya karena jabatan. Jabatan itu fana,.
Namun kami sering pongah seakan abadi, padahal kami hanyalah debu yang menempel sebentar di bantal kekuasaan.
Ajari kami malu, Ya Alloh. Malu karena kesombongan kami lebih besar daripada amanah, malu karena lidah kami pandai berjanji tapi lumpuh saat menepati.
Ingatkan kami, bahwa setiap jabatan hanyalah titipan. Gelar, bintang, dan protokol hanyalah topeng yang akan jatuh di liang lahat. Yang Kau tanyakan bukan “berapa kali kami tersenyum di baliho”, tapi “apakah kami sudah berlaku adil pada rakyatMu?”.
Komentar
Posting Komentar